Jarak Bukan Penghalang, SMKN 7 Jayapura Fasilitasi Murid Ikuti TKA 2026
Jayapura, Papua, Kemendikdasmen - Jarak dan keterbatasan geografis tidak menyurutkan semangat murid SMK Negeri 7 Agribisnis dan Agroteknologi Jayapura untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026. Berada di wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini, tepatnya di Skow Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, sekolah ini menghadirkan berbagai fasilitas dan pendampingan agar seluruh murid dapat mengikuti TKA dengan optimal. Untuk mendukung kesiapan peserta, sekolah memfasilitasi murid menginap selama empat hari tiga malam. Selama berada di sekolah, mereka mendapatkan pengayaan materi, simulasi pelaksanaan ujian, hingga pemeriksaan kesehatan melalui kerja sama dengan puskesmas setempat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan akademik sekaligus kondisi fisik murid sebelum mengikuti TKA. Fasilitas tersebut juga menjadi bentuk perhatian sekolah terhadap kondisi murid yang sebagian besar tinggal jauh dari lingkungan sekolah. Tidak sedikit dari mereka yang harus berjalan kaki selama beberapa kilometer untuk mencapai sekolah. Sebagian lainnya juga membantu orang tua berkebun maupun berburu di hutan. Kepala SMK Negeri 7 Agribisnis dan Agroteknologi Jayapura, Gerda Wali, menjelaskan bahwa kebijakan menginapkan murid merupakan tradisi sekolah yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Pelaksanaannya pun selalu mendapat persetujuan penuh dari orang tua. “Anak-anak kami inapkan di sekolah, tetapi tetap atas persetujuan penuh orang tua. Ini sudah menjadi tradisi di sekolah
Kanal Pilihan
Jelajahi rubrik berita, karir & karya
Video Edukasi & Liputan
Dokumenter, siniar & inovasi siswa
Liputan Kegiatan Sekolah: Dari Persiapan Hingga Penutupan Festival Sains
Podcast SEO: Cara Siswa Menemukan Minat dan Bakat Sejak Dini
Profil Jurusan & Fasilitas Laboratorium Terpadu untuk Siswa Baru
Tutorial Mengerjakan Soal Penalaran Matematika Cepat dan Tepat
Kabar Sekolah Paling Dibaca
Informasi terpopuler KemendikdasmenJarak Bukan Penghalang, SMKN 7 Jayapura Fasilitasi Murid Ikuti TKA 2026
Di Hadapan Guru, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tetap Menjadi Murid
Mendikdasmen Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Berkontribusi Atasi Kesenjangan Pendidikan
Kemendikdasmen Tekankan Literasi Media untuk Bentuk Anak Berpikir Kritis & Bijak di Ruang Digital
Mendikdasmen Ajak Mahasiswa Sampaikan Penyimpangan Kebijakan Pendidikan
UNESCO Luncurkan Panduan Keluarga Era Digital, Kemendikdasmen Dorong Literasi Media Anak
Pilihan Redaksi
Sorotan editorial & liputan khususMendikdasmen Ajak Mahasiswa Sampaikan Penyimpangan Kebijakan Pendidikan
Surakarta, 30 Oktober 2026 – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengajak mahasiswa berperan aktif menyampaikan berbagai persoalan dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan di lapangan. Ia menegaskan, setiap laporan yang disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) perlu disertai data pendukung agar dapat dipertanggungjawabkan dan dapat ditindaklanjuti. Hal tersebut disampaikan dalam Silaturahmi Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (BEM PTMA) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (29/10). “Silakan rekan-rekan mahasiswa kalau ada penyimpangan-penyimpangan terkait dengan kebijakan-kebijakan, sampaikan, kemudian berikan kami datanya, kami akan tindak lanjuti,” ujarnya. Ia menjelaskan, laporan masyarakat menjadi salah satu sumber informasi bagi Kemendikdasmen untuk mengetahui persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan. Abdul Mu’ti mencontohkan laporan mengenai dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan yang kemudian ditindaklanjuti melalui investigasi. Ia pun mengajak mahasiswa menyampaikan temuan serupa dengan disertai bukti dan informasi yang jelas. Abdul Mu’ti juga menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga penggunaan uang rakyat agar tidak disalahgunakan. “Dan inilah komitmen kami, sesuai dengan arahan Pak Presiden, jangan sampai ada satu rupiah pun uang rakyat yang ditilep,” ujarnya. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran sebagai kekuatan moral yang menyuarakan aspirasi masyarakat dan memperjuangkan hak-hak mereka. Ia berharap gerakan mahasiswa tetap berlandaskan pengetahuan, analisis
UNESCO Luncurkan Panduan Keluarga Era Digital, Kemendikdasmen Dorong Literasi Media Anak
Penerima Penghargaan Bulan Bahasa 2026 Jadikan Apresiasi sebagai Motivasi Merawat Bahasa Indonesia
Berkat Persiapan Matang, Murid SMA Negeri 1 Arso Percaya Diri Hadapi TKA
AISOFOLL Ke-17 Dorong Pembelajaran Bahasa Berbantuan Teknologi untuk Penguatan Literasi dan Karakter
Topik Hangat & Isu Terkini
Kumpulan liputan terpopuler dan tematik
Katalog Buku SIBI
Buku resmi Kurikulum Merdeka & K-13
SD/MIIlmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI Kelas VI (Edisi Revisi)
Kelas 6 • Amalia Fitri, Ati Haviati Oktora, Ekatannia Tresnasari, Maria Jeanindya WahyudiPanduan Guru Seni Musik untuk SMA/MA Kelas XII (Edisi Revisi)
Kelas 12 • Pri Ario Damar, Naning WidayatiPanduan Guru Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut: Cakap Berbahasa dan Bersastra Indonesia untuk SMA/MA Kelas XI (Edisi Revisi) .
Kelas 11 • Maman, Rahmah PurwahidaIlmu Pengetahuan Sosial untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi)
Kelas 9 • Nurul Ratnawati, Bayu Kurniawan, Yeni Fitriani Agus, PurnomoDirektori Sekolah Indonesia
Pencarian data resmi satuan pendidikan
Data & Fakta Pendidikan
Data journalism & infografis interaktif
Jelajahi visualisasi data persebaran alumni, tren prestasi sains, dan polling riset siswa.
Buka Dashboard Data JurnalismePodcast Suara Edukasi
Bincang inspiratif siswa, guru & alumni